Kamis, 18 April 2013

contoh latihan soal matematika kelas 7


1.              
Dari kumpulan-kumpulan berikut ini yang merupakan himpunan adalah ....
A. kumpulan bilangan kecil
B. kumpulan bunga-bunga indah
C. kumpulan siswa tinggi
D. kumpulan bilangan asli antara 4 dan 12

2.            
Himpunan semesta yang mungkin dari himpunan P = {0, 1, 3, 5} adalah ....
A. himpunan bilangan cacah
B. himpunan bilangan asli
C. himpunan bilangan genap
D. himpunan bilangan ganjil

3.            
Perhatikan himpunan berikut!
P = {bilangan prima antara 1 dan 10}
Q = {bilangan asli antara 5 dan 9}
R = {bilangan asli antara –3 dan 0}
S = {bilangan riil kurang dari 0}
Dari keempat himpunan di atas, yang merupakan himpunan kosong adalah ....
A. S             
B. Q             
C. R             
D. P

4.            
Diketahui M = {68, 76, 84} dan 3 himpunan lainnya, yaitu: P = {bilangan prima 3}, Q = {bilangan asli}, dan R = {bilangan genap}. Dari ketiga himpunan terakhir, yang bisa merupakan himpunan semesta dari himpunan A adalah ....
A. P dan R   
B. Q dan R
C. P dan Q
D. P, Q, dan R

5.             
A adalah himpunan bilangan prima selain 2, maka himpunan semesta yang tepat untuk A adalah ....
A. himpuann bilangan kuadrat
B. himpunan bilangan genap
C. himpunan bilangan kelipatan 3
D. himpunan bilangan ganjil

6.            
Diketahui P = {1 ,2, 3}. Banyaknya himpunan bagian dari A adalah ....
A. 4
B. 6
C. 8
D. 12

7.             
Dalam suatu kelas yang berjumlah 36 siswa, 20 siswa gemar matematika, 23 siswa gemar IPA dan 5 siswa tidak gemar kedua-duanya. Banyak siswa yang gemar matematika dan IPA adalah ....
A. 12 siswa
B. 15 siswa
C. 17 siswa
D. 20 siswa

8.            
Pelurus sudut yang besarnya 95° adalah ....
A. 75°
B. 85°
C. 95°
D. 105°

9.            
Dari suatu perkampungan diketahui ada 182 orang berusia kurang dari 40 tahun, 128 orang berusia dari 20 tahun, dan 85 orang berusia antara 20 dan 40 tahun. Banyak penduduk kampung tersebut adalah ....
A. 395 orang
B. 225 orang
C. 215 orang
D. 185 orang

10.        
Pada suatu agen koran dan majalah terdapat 18 orang berlangganan koran dan majalah, 24 orang berlangganan majalah, dan 36 orang berlangganan koran. Banyaknya seluruh pelanggan agen tersebut adalah ....
A. 40 orang
B. 42 orang
C. 60 orang
D. 78 orang

11.          
Perhatikan gambar di bawah ini!


Pasangan sudut luar berseberangan pada gambar tersebut adalah ....
A. R4 dan S4
B. R1 dan S3
C. R1 dan S4
D. R2 dan S1

12.        
80° 25' 45'' – 45° 55' 45'' = ....
A. 34,5°
B. 35,5°
C. 45,5°
D. 47,5°

13.        
Banyaknya sudut siku-siku yang dibentuk jarum panjang sebuah jam yang bergerak dari 07.30 sampai dengan 08.45 adalah ....
A. 5
B. 4
C. 3
D. 2

14.        
Jika sudut yang besarnya p° dalam sepihak dengan sudut yang besarnya q° dan diketahui sudut q = 112° maka nilai p° = ....
A. 56°
B. 68°
C. 78°
D. 112°

15.         
Sudut-sudut suatu segitiga 4x°, (3x + 1)° dan (2x – 1)°, nilai x adalah ....
A. 40°
B. 30°
C. 25°
D. 20°

16.        
Keliling persegi panjang 48 cm, panjangnya lebih 4 cm dari lebarnya. Luas persegi panjang tersebut adalah ....
A. 138 cm2
B. 140 cm2
C. 148 cm2
D. 150 cm2

17.         
Luas suatu persegi adalah 324 cm2, keliling persegi adalah ....
A. 48 cm
B. 56 cm
C. 62 cm
D. 72 cm

18.        
Keliling suatu belah ketupat adalah 20 cm dan panjang salah satu diagonalnya 8 cm. Luas belah ketupat adalah ....
A. 8 cm2
B. 10 cm2
C. 24 cm2
D. 32 cm2

19.        
Diketahui layang-layang luas 312 cm2, dengan panjang diagonalnya (x+16) cm dan 24 cm, maka nilai x tersebut adalah ....
A. 22 cm
B. 18 cm
C. 14 cm
D. 10 cm

20.      
Luas sebuah layang-layang adalah 315 cm2 dan panjang salah satu diagonalnya 15 cm. Panjang diagonal lainnya adalah ....
A. 45 cm
B. 42 cm
C. 35 cm
D. 32 cm

21.        
Sebuah trapesium ABCD dengan luas 312 cm2, AB // CD dan DE tegak lurus dengan CD. Diketahui panjang AB = 27 cm dan CD = 21 cm maka panjang DE = ....
A. 13 cm
B. 15 cm
C. 17 cm
D. 19 cm

22.       
Sebuah trapesium mempunyai luas 50 cm2 dan tinggi 5 cm. Perbandingan sisi sejajar adalah 2 : 3. Panjang sisi sejajar terpendek adalah ....
A. 4 cm
B. 5 cm
C. 7 cm
D. 8 cm

23.       
Keliling sebuah segitiga adalah 167 cm dan panjang sisi-sisinya (9x – 10) cm, (5x – 10) cm, dan 3x cm, sisi terpanjang adalah ....
A. 90 cm
B. 89 cm
C. 79 cm
D. 70 cm

24.       
Pada trapesium ABCD, diketahui EB = 7 cm, DC = 8 cm, dan AE = 3 cm. DE tegak lurus dengan AB, luas ΔBEC = 14 cm2. Luas trapesium ABCD adalah ....
A. 32 cm2
B. 35 cm2
C. 36 cm2
D. 46 cm2

25.       
Jika suatu segitiga sudut-sudutnya berbanding 1 : 2 : 3 maka besar sudut terbesarnya adalah ....
A.   135°
B.    120°
C. 108°
D. 90°

26.       
Pada sebuah segitiga ABC jika besar A = (4x + 10)°, B = (5x – 30)°, dan C = (6x – 40)° maka sisi yang terpanjang adalah ....
A. sisi AB
B. sisi AC
C. sisi BC
D. ketiga sisi

27.       
Keliling belah ketupat diketahui 100 cm. Jika panjang salah satu diagonalnya 14 cm, luas belah ketupat tersebut adalah ....
A. 336 cm2
B. 168 cm2
C. 84 cm2
D. 48 cm2

28.       
Pada jajargenjang PQRS diketahui P : Q = 2 : 3. BesarP dan Q berturut-turut adalah ....
A. 72° dan 108°
B. 72° dan 90°
C. 80° dan 120°
D. 60° dan 120°

29.       
Keliling sebuah persegi panjang 240 cm. Jika perbandingan panjang dan lebarnya 7 : 5, ukuran lebarnya adalah ....
A. 50 cm
B. 55 cm
C. 70 cm
D. 75 cm

30.      
Diketahui suatu persegi dengan sisi (x + 3) cm dan persegi panjang dengan panjang (2x – 3) cm serta lebar (x + 1) cm. Jika keliling persegi panjang = keliling persegi, panjang sisi persegi tersebut adalah ....
A. 11 cm
B. 10 cm
C. 9 cm
D. 8 cm

31.        
Perbandingan panjang sisi-sisi sejajar suatu trapesium adalah 2 : 3. Jika tinggi trapesium 6 cm dan luasnya 60 cm2, panjang sisi-sisi sejajarnya adalah ....
A. 8 cm dan 12 cm
B. 6 cm dan 9 cm
C. 6 cm dan 8 cm
D. 4 cm dan 6 cm

32.       
Pada gambar di bawah ini!

Nilai x° dan y° yang memenuhi adalah ....
A. 4° dan 20°
B. 5° dan 23°
C. 6° dan 23°
D. 8° dan 23°

33.       
Pada gambar di bawah ini!

Diketahui AB // DC // PQ. Jika AP = 8 cm, PD = 2 cm, AB = 13 cm, dan DC = 3 cm maka panjang PQ adalah ....
A. 5 cm
B. 5,3 cm
C. 5,5 cm
D. 5,7 cm

34.       
Pada gambar di bawah ini!

Nilai adalah ....
A. 10
B. 11
C. 13
D. 14

35.       
Dari gambar di bawah ini!


Nilai a° adalah ....
A. 35°
B. 75°
C. 110°
D. 145°

36.       
Perhatikan gambar segitiga berikut ini!
Luas segitiga pada gambar tersebut adalah ....
A. 7 cm2
B. 11 cm2
C. 12 cm2
D. 24 cm2

37.       
Perhatikan gambar layang-layang di bawah ini!

Luas layang-layang pada gambar tersebut adalah ....
A. 40 cm2
B. 48 cm2
C. 52 cm2
D. 60 cm2

38.       
Lantai sebuah kamar berukuran panjang 4 m dan lebar 3 m. Lantai itu akan ditutup dengan ubin berukuran (20 cm x20) cm. Jika harga ubin Rp 2.500,00 per buah, biaya total yang diperlukan untuk pembelian ubin pada kamar tersebut adalah . . . .
A. Rp. 750.000
B. Rp. 800.000
C. Rp. 825.000
D. Rp. 900.000

39.       
Sebuah taman berbentuk belah ketupat yang ukuran diagonalnya 6 m dan 4 m. Taman tersebut akan ditanami rumput. Jika harga rumput Rp. 15.000/m2, biaya total yang diperlukan untuk pembelian rumput tersebut adalah. . .
A. Rp. 150.000
B. Rp. 180.000
C. Rp. 210.000
D. Rp. 250.000

40.      
Perhatikan gambar di bawah ini!


Nilai x° + y° + z° = . . . .
A. 66°
B. 102°
C. 135°
D. 149°

materi fisika kelas 7, Besaran dan Satuan


 Besaran adalah sesuatu yang dapat dinyatakan dengan angka atau nilai dan memiliki satuan. Besaran memerlukan angka. Angka dari besaran itu memerlukan pengiring. Panjang meja akan memiliki angka dengan pengiringnya. Tidak hanya panjang meja 150, tetapi panjang meja 150 cm. Tidak juga suhu tubuh orang yang sehat 37, tetapi suhu tubuh orang sehat 37 derajat Celsius. Begitu juga dengan besaran lainnya. Pengiring angka pada besaran itu disebut satuan. Jadi, satuan adalah ukuran dari besaran yang berupa angka atau nilai.
Untuk lebih memahami pengertian besaran dan satuan, perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!
a.  Pembalap tersebut mampu mengedarai sepeda motor dengankecepatan 200 km/jam
b.     Panjang penggaris Budi 32 cm
c.      Eka Santika ke sekolah memerlukan waktu 30 menit
d.     Tinggi pintu Agus 30 jengkal
Kecepatan, panjang, waktu,dan tinggi merupakan besaran, sedangkan 200, 30, 32 dan 10 merupakan nilai besaran. Sementara km/jam, cm, menit dan depha merupakan satuan.

Setelah memahami apa itu besaran dan satuan, maka selanjutnya mempelajari jenis-jenis besaran. Besaran dibedakan menjadi dua kelompok yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Selain itu ada pembagian besran yang lain berdasarkan besarnya nilai dan arahnya, yaitu besaran vektor dan besaran skalar.

Berdasarkan asal satuannya besaran aecara fisika dibagi menjadi  dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Apa itu besaran pokok dan turunan? Besaran pokok adalah besaran yang satuannya didefinisikan tersendiri, telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain. Macam-macam besaran pokok: panjangmassawaktusuhu,arus listrikintensitas cahayadan jumlah zat
(Sumber tabel: http://e-dukasi.net)
Sedangkan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan atau dijabarkan dari besaran pokok. Contoh besaran turunan dapat dilihat pada tabel berikut.

Selain besaran pokok dan turunan, ada juga besaran yang lain yaitubesaran vektor dan besaran skalar.

Selain ada besaran pokok dan turunan, dalam ilmu fisika dikenal juga besaran skalar dan besaran vektor. Apa itu besaran skalar dan besaran vektor? Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai besaran skalar dan besaran vektor. Oke langsung saja ke pembahasan.
Sumber Gambar: bestandika.blogspot.com

Besaran Skalar
Besaran-besaran dalam fisika yang sudah kita kenal seperti massa, panjang, waktu , dan yang lainnya dinyatakan dengan sutu angka yang biasanya diikuti dengan suatu satuan. Sebagai contoh, massa suatu benda sama dengan 4 kg. Besaran-besaran seperti itu tidaklah mempunyai arah, sehingga disebut dengan besaran skalar. Dikatakan tidak mempunyai arah, karena besaran-besaran tersebut bernilai sama ke senua arah/orientasi. Perhitungan pada besaran skalar meliputi operasi-operai matematik seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Berikut beberapa contoh besaran skalar yang sering kita dengar dan jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
1. Massa (m)
Besaran massa dapat diperoleh dengan cara mengukur/menimbang dengan menggunakan neraca. Besaran massa benda dapat juga diperoleh dari pembagian gaya yang bekerja terhadap percepatan benda tersebut. Ingat bedakan antara massa dan berat.
2. Panjang/jarak (s)
Besaran panjang dapat diperoleh dengan mengukurnya dengan mistar, penggaris, jangka sorong, dan mikrometer skrup. Besaran panjang/jarak lintasan yang ditempuh oleh suatu benda dapat juga diperoleh dari perkalian antara kelajuan dengan waktu tempuh.
3. Luas (A)
Misalnya luas suatu persegi panjang dapat diperoleh dari perkalian antara panjang dengan lebarnya.
4. Volume (V)
Misalnya volume sebuah balok dapat diperoleh dari perkalian antara panjang (p), lebar (l), dan tingginya (t).
5. Waktu (t)
Besaran waktu tempuh dari suatu benda yang bergerak dapat diperoleh dari pembagian antara jarak (s) terhadap kelajuan (v).

Besaran Vektor
Besaran vektor adalah suatu besaran yang mempunyai nilai (angka) dan arah. Misalnya ketika kita menyatakan sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 100 km/jam, maka akan muncul suatu pertanyaan "Ke arah mana mobil itu bergerak"? Apakah bergerak 100 km/jam ke timur, 100km/jam ke utara, dan lain sebagainya. Kecepatanmerupakan salah satu besaran vektor, jadi harus dinyatakan oleh nilai dan arahnya.

CONTOH SURAT KUASA


SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama       :                                            ( Pemberi Kuasa )
Alamat     :
No. KTP.   :
Dengan ini memberi kuasa kepada :
Nama        :                                            ( Penerima Kuasa )
Alamat      :
No. KTP.    :

Untuk mengambil  Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor ( BPKB ) dengan No. POL..........................
Yang dijadikan sebagai Agunan di................................................Oleh atas nama pemberi kuasa;
Dengan segala akibat yang timbul atas pemberi kuasa ini luar tanggungjawab.................................
Dan sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemberi kuasa.



Penerima Kuasa                                                                                                        Pemberi Kuasa

(........................)                                                                                                       (.......................)             

TEORI TENTANG PERTANIAN DI INDONESIA


TEORI TENTANG PERTANIAN DI INDONESIA
  Teori Dualisme
  1. Teori dualisme sosial oleh JH. Booke; bahwa pertanian di Indonesia terdiri dari perkebunan besar dan perkebunan rakyat. Terdapat perbedaan tujuan berusaha antara masyarakat barat dan timur yaitu antara tujuan ekonomi dan kebutuhan-kebutuhan sosial. Orang Timur itu mempunyai tujuan hidup yang berbeda dengan orang Eropa. Mereka hanya hidup untuk bersenang-senang. Apabila kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi maka dia tidak perlu susah payah lagi untuk bekerja.
  2. Dualisme teknologi oleh Higgins, B (1960); dualisme terjadi karena adanya perbedaan penggunaan teknologi modern dan sektor tradisional. Sektor modern lebih banyak mengimpor teknologi dari luar negeri yang bersifat labor saving sehingga modal relatif lebih banyak digunakan, sedangkan sektor tradisional yang ditandai oleh besarnya kemungkinan untuk mengganti modal dengan tenaga kerja (modal saving).
  3. Dualisme regional; adanya perbedaan atau ketidakseimbangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan dan wilayah antar negara yang disebabkan oleh ketidakseimbangan investasi antara wilayah-wilayah tersebut.
  4. Teori Involusi Pertanian; dikemukakan oleh Clifford Geertz (1976) yang menyatakan bahwa terhambatnya pembangunan ekonomi di Indonesia disebabkan oleh involusi pertanian. Peningkatan produksi disebabkan oleh peningkatan tenaga kerja dan bukan oleh perkembangan teknologi dan mengakar kepada share poverty yaitu budaya untuk berbagi kemiskinan. Teori ini menyatakan bahwa budaya yang lebih mementingkan solidaritas bersama daripada peningkatan penghasilan menyebabkan sektor pertanian tidak dapat berkembang.
  5. Teori Evolusi Pertanian; dikemukakan oleh William Collier (1996) yang menyatakan bahwa keterlambatan dalam pembangunan pertanian disebabkan oleh hambatan faktor-faktor ekonomi seperti terbatasnya luas lahan, modal, dan kesalahan kebijakan pemerintah yang menganggap bahwa petani di Indonesia masih terbelakang.
  6. Teori Moral Ekonomi Petani; dikemukakan oleh James Scott (1986) yang menyatakan bahwa petani Indonesia adalah sangat rasional, tanggap terhadap teknologi dan ingin maju. Namun ada faktor yang membatasi tindakan petani yaitu penghasilan yang pas-pasan karena luas usaha yang relatif kecil
  7. Teori Mosher; tentang syarat pokok dan syarat pelancar pembangunan pertanian. Syarat pokok adalah faktor yang harus ada dalam kegiatan pembangunan pertanian, sedangkan syarat pelancar adalah faktor yang berfungsi mempercepat proses pembangunan pertanian
Syarat pokok: pasar untuk hasil produksi, teknologi yang selalu berubah, tersedianya sarana produksi secara lokal, perangsang produksi bagi petani, dan pengangkutan.
Syarat pelancar: pendidikan pembangunan, kredit produksi, kerjasama kelompok tani, memperbaiki dan memperluas tanah pertanian, perencanaan nasional untuk pembangunan pertanian.
  Coen Reintjes (1999) tentang Pembangunan Pertanian dengan input rendah
q  Coen Reintjes melihat kerusakan lingkungan yang terjadi dan kemunduran-kemunduran yang terjadi di sektor pertanian seperti:
  1. Telah terjadi kerusakan tanah akibat pemakaian pupuk anorganik secara berlebihan selama bertahun-tahun.
  2. Telah terjadi perkembangan hama dan penyakit yang semakin sulit diatasi.
  3. Hilangnya beberapa plasma nutfah seperti bibit unggul lokal yang menjadi kebanggaan petani di masa lampau
  4. Semakin tingginya ketergantungan petani terhadap pihak luar dam semakin berkembangknya komersialisasi pembuatan input-input luar
Coen Reintjes menganjurkan agar pembangunan pertanian beralih kepada teknologi yang menggunakan input luar rendah dengan mengembangkan teknologi yang ada di sekitar lingkungan petani
  Hayami dan Kikuchi (1987) tentang Teori Kelembagaan Pertanian
Ø  Telah terjadi perubahan kelembagaan di beberapa desa di Pulau Jawa yaitu dari sistem bawon ke sistem caplokan sementara di beberapa desa lainnya tidak terjadi.
Ø  Sistem bawon adalah sistem pekerjaan panen padi sawah dengan pola tolong menolong di antara petani, sedangkan sistem caplokan adalah sistem pekerjaan panen dengan jalan upah/ borongan.
Teori ini menyimpulkan terbentuknya dan bertahannya suatu sistem kelembagaan dalam pekerjaan pertanian dapat dipahami dari aspek ekonomi dan bukan disebabkan oleh aspek sosial seperti yang dikemukakan oleh Booke dan Geertz.


LEMBAGA KEUANGAN NON BANK


   MISYOTO
C1A010049     
LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK
Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank ( LKBB ) :
Lembaga Keuangan Bukan Bank adalah badan usaha yang melakukan kegiatan di bidang keuangan, secara langsung ataupun tidak langsung, menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat untuk kegiatan produktif
Usaha – Usaha yang dilakukan LKBB antara lain :
1.Menghimpun dana dengan jalan mengeluarkan kertas berharga
2.Sebagai perantara untuk mendapatkan kompanyon ( dukungan dalam bentuk dana ) dalam usaha patungan
3.Perantara untuk mendapatkan tenaga ahli
Peran – peran LKBB antara lain :
1.Membantu dunia usaha dalam meningkatkan produktivitas barang / jasa
2.Memperlancar distribusi barang
3.Mendorong terbukanya lapangan pekerjaan
Ruang Lingkup
Yang dimaksud Ruang lingkup dari LKBB adalah lembaga pembiayaan, Lembaga pembiayaan terdiri dari beberapa lembaga yaitu sewa guna usaha (leasing), modal  ventura, pembiayaan konsumen, jasa anjak piutang dan kartu plastik.
Jenis – Jenis LKBB :
1.Perusahaan Asuransi :
perusahaan yang memberikan jasa-jasa dalam penanggulangan resiko
atas kerugian, kehilangan manfaat, dan tanggung jawab hukum pada  pihak  ketiga karena peristiwa ketidakpastian.
Jenis- jenis asuransi:
Polis Asuransi : surat kontrak pelaksanaan asuransi yang berupa kesepakatan kedua belah pihak.
Premi Asuransi : uang pertanggungan yang dibayar tertanggung kepada penanggung.
Keuntungan Asuransi :
 Bagi Pemilik Asuransi :
- keuntungan dari premi yang dibayar nasabah
- keuntungan dari hasil penyertaan modal ke perusahaan lain
- keuntungan dari hasil bunga investasi surat-surat berharga
Bagi Nasabah :
- memberi rasa aman
- merupakan simpanan yang pada saat jatuh tempo dapat ditarik lagi.
- terhindar dari resiko kerugian.
- memperoleh penghasilan di masa datang.
- memperoleh penggantian akibat kerugian kerusakan atau kehilangan.
 2. Perusahaan Dana Pensiun ( TASPEN ) :
badan hukum yang mengelola dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun.
Manfaat Perusahaan Dana Pensiun :
-    Bagi perekonomian nasional : dana yang dihimpun dari iuran peserta dapat sebagai modal bagi dunia usaha
-    Bagi peserta : dana pensiun akan memberi jaminan pendapatan di hari tua
Manfaat bagi perusahaan :
- Loyalitas
- Kewajiban moral
- Kompetisi pasar tenaga kerja
Manfaat bagi karyawan :
- Rasa aman
- Kompensasi yang lebih baik



3. Koperasi Simpan Pinjam :
menghimpun dana dari masyarakat dan meminjamkan kembali kepada anggota atau masyarakat.
Modal Koperasi :
1. Simpanan Pokok   : dibayar sekali pada awal menjadi anggota.
2. Simpanan Wajib   : dibayar selama menjadi anggota dengan jangka waktu tertentu sesuai keputusan rapat anggota.
3. Simpanan Sukarela : dibayar dalam jangka waktu yang tidak ditentukan.
Landasan Koperasi :
1. Landasan Idiil : Pancasila
2. Landasan Struktural : UUD 1945 pasal 33 ayat 1
3. Landasan Operasional : UU no 25 tahun 1992
4. Landasan Mental : kesetiakawanan dan kesadaran
Keuntungan :
1. Tidak memakai jaminan
2. Angoota terhindar dari rentenir
3. Akhir tahun memperoleh SHU
4. Bursa Efek / Pasar Modal :
tempat jual beli surat-surat berharga
1. Saham    : surat berharga dimana pemiliknya merupakan pemilik perusahaan
2. Obligasi : surat berharga yang merupakan instrumen utama perusahaan. Pemiliknya bukan merupakan pemilik perusahaan.
Keuntungan pasar modal :
-Menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang untuk dunia usaha.
-Sarana untuk mengalokasikan sumber dana secara optimal bagi investor.
-Memungkinkan adanya upaya diversifikasi.
Kelemahan pasar modal :
-Mekanisme pasar modal yang cukup rumit menyulitkan pihak-pihak tertentu yang akan terlibat  di dalamnya.
-Saham pasar modal bersifat spekulatif sehingga dapat merugikan pihak tertentu.
-Jika kurs tidak stabil, maka harga saham ikut terpengaruh.
Manfaat bagi Investor :
-Memperoleh deviden bagi pemegang saham
-Memperoleh capital gain jika ada kenaikan harga saham
-Memperoleh bunga bagi pemegang obligasi
-Mempunyai hak suara dalam RUPS
-Dapat dengan mudah mengganti instrumen investasi
Manfaat bagi Emiten :
-Mendapatkan dana yang lebih besar
-Perusahaan dapat lebih fleksibel dalam mengolah dana
-Memperkecil ketergantungan terhadap bank
-Besar kecilnya deviden tergantung besar kecilnya keuntungan
-Tidak ada kewajiban yang terikat sebagai jaminan
Manfaat bagi Pemerintah :
-Membantu pemerintah dalam mendorong perkembangan pembangunan
-Membantu pemerintah dalam mendorong kegiatan investasi
-Membantu pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja
5. Perusahaan Anjak Piutang :
Badan Usaha yang melakukan kegiatan  pembiayaan dalam bentuk pembelian atau pengalihan serta pengurusan piutang.
Manfaat bagi klien :
-Peningkatan penjualan.
-Kelancaran modal kerja.
-Memudahkan penagihan hutang.
Efisiensi usaha.
Manfaat bagi factor :
Fee dari klien.
Manfaat bagi customer :
-Kesempatan untuk membeli secara kredit.
-Pelayanan penjualan yang lebh baik.

6. Perusahaan Modal Ventura :
Modal ventura adalah suatu pembiayaan oleh suatu perusahaan kepada suatu perusahaan pasangan usahanya yang prinsip pembiayaannya adalah penyertaan modal.Perusahan yang menerima penyertaan modal dinamakan Investee Company dan yang melakukan penyertaan modal dinamakan perusahaan Ventura. Bentuk pembiayaannya tidak semata penyertaan tapi juga obligasi dan pinjaman yang bersifat khusus dengan syarat pengembalian dan balas jasa yang lebih lunak.
Keunggulan Modal Ventura :
1. Sumber dana bagi perusahaan baru.
2. Adanya penyertaan manajemen.
3. Keperdulian yang tinggi dari perusahaan modal Ventura.
4. Dengan adanya penyertaan modal,PPU dapat mencari bantuan modal dalam bentuk lain.
5. MV menaikkan pamor PPU.
6. PPU mendapat mitra baru yang dimiliki perusahaan modal ventura.
7. Mendukung usaha kecil yg berpotensi berkembang dan memperluas kesempatan kerja.
Kelemahan modal ventura :
-Jangka waktu pembiayaan yang relatif panjang
-Terlalu selektifnya perusahaan modal ventura dalam mencari perusahaan pasangan usaha
-Kontrol manajemen perusahaan pasangan usaha dapat diambil alih oleh perusahaan modal ventura apabila menunjukan gejala kegagalan.
Manfaat modal ventura :
-Keberhasilan Usaha Meningkat
-Efisiensi dalam Pendistribusian Barang
-Menigkatkan Bank-abilitas perusahaan
-Pemanfaatan Dana Perusahaan Menigkat
-Likuiditas Menigkat
7. Pegadaian :
Suatu usaha yang memberikan pinjaman bagi nasabah dengan jaminan barang bergerak.
Tujuan Pegadaian :
1. Mencegah praktik ijon, riba, dan pinjaman tidak wajar
2. Turut melaksanakan dan menunjang pelaksanaan kebijakan program pemerintah di bidang ekonomi.

8. Perusahaan Sewa Guna / Leasing :
pembelian secara angsuran, namun sebelum angsurannya selesai (lunas), hak barang yang diperjualbelikan masih dimiliki oleh penjual.
Namun demikian, begitu kontrak leasing ditandatangani, segala fasilitas dan kegunaan barang tersebut boleh digunakan oleh pembeli.
Menurut  keputusan Mentri keuangan, No. 1169/KMK.01/1991 tertanggal 21November 1991 tentang    kegiatan leasing atau sewa guna usaha, leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal baik secara leasing dengan hak opsi maupun leasing tanpa hak opsi untuk  digunakan oleh lessee (pihak yang memperoleh pembiayaan barang modal dari lessor pemberi jasa   pembiayaan) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran  berkala.
Manfaat Leasing :
-Menghemat modal
-Diversifikasi sumber-sumber pembiayaan
-Persyaratan lebih mudah dan fleksibel
-Biaya lebih murah

Sumber referensi